Memahami Ketentuan Dasar Tas Sablon

Tas dan produk sablon menjadi pilihan utama banyak orang saat ini. Tidak hanya hemat biaya tetapi juga membuka pintu yang lebih lebar dengan gaya dan desain yang berbeda sesuai pilihan Anda. Produk sablon terlihat seperti barang yang dicat halus dan karena ini permintaannya meningkat dan bisnis sablon sedang booming. Namun sebelum terjun ke bisnis tas sablon, Anda harus mengetahui beberapa istilah dasar yang digunakan dalam industri ini.

1. Istilah “Karya Seni”:

Ini mengacu pada gambar, keterangan, slogan atau pernyataan yang ingin Anda cetak di t-shirt Anda. Ini adalah langkah pertama dalam sablon dan untuk tujuan ini banyak perangkat lunak tersedia di pasar. Yang penting di sini adalah melakukannya dalam format vektor. Untuk mencetak artwork umumnya digunakan Corel Draw dan Adobe Illustrator.

2. ‘SEPS’:

‘SEPS’ atau dengan kata umum pemisahan adalah film Jasa sablon kaos terpisah di mana setiap warna dicetak. Ini akan membantu dalam membakar gambar dari setiap warna yang berbeda pada layar untuk memberikan cetakan halus yang jelas.

3. Layar:

Ini adalah alat persegi yang terbuat dari aluminium atau kayu. Di atasnya jaring yang dianyam rapat atau “jaring” direntangkan dengan kuat. Ini digunakan untuk secara efektif membakar cetakan pada t-shirt.

4. JARINGAN:

Seperti yang disebutkan di poin ketiga, ini adalah bahan jaring seperti jaring yang diregangkan dengan erat di layar. Ini berpori di alam dan memiliki pori-pori kecil dengan berbagai ukuran yang memungkinkan tinta merembes melaluinya dalam jumlah yang berbeda tergantung pada desain cetak. Layar memiliki jumlah mesh yang bervariasi tergantung pada desain dan layar dengan jumlah mesh yang lebih sedikit memungkinkan lebih banyak tinta untuk melewatinya.

5. Emulsi dan Kegunaannya :

Ini adalah cairan yang digunakan untuk memblokir pori-pori layar di mana Anda tidak ingin tinta melewatinya. Emulsi diterapkan pada layar dan ketika mengering di ruangan gelap, menghalangi pori-pori. Dengan cara ini, kesan akurat dari cetakan dibingkai di layar dan tidak ada apa pun selain cetakan yang diinginkan yang muncul di baju.

6. Mantel:

Ini mengacu pada memblokir pori-pori yang tidak perlu di layar dengan melapisinya dengan emulsi.

7. Proses pembakaran:

Di sini lampu halogen atau bohlam dengan watt sangat tinggi digunakan untuk membakar desain pada barang yang akan dicetak. Gambar menghalangi cahaya di layar dan di sini emulsi tetap lembut dan akhirnya hilang dan tinta merembes melaluinya untuk menciptakan kesan. Dengan cara ini cetakan halus dihasilkan.

8. Penggunaan Halogen dan bohlam watt tinggi dll:

Ini secara permanen memblokir pori-pori di layar dan digunakan untuk menciptakan kesan tajam dari cetakan di layar. Dengan cara ini hasil cetak yang jelas di bakar pada sablon untuk mendapatkan hasil akhir yang baik.

9. SQUEEGEE dan tujuannya:

Ini digunakan untuk mengoleskan tinta dengan halus ke seluruh layar.

10. PLASTISOL:

Ini adalah tinta khusus yang digunakan untuk keperluan sablon. Ini memiliki sifat khas yang sesuai dengan tujuannya misalnya, tidak mengering bahkan ketika ditinggalkan sampai dikeringkan secara khusus pada suhu tinggi.

11. Unit lampu kilat:

Ini mengeringkan tinta cukup untuk mendapatkan warna lain yang dicetak di atasnya. Sedangkan toping warna dengan print lain, unit flash digunakan untuk mengeringkan warna awal sampai batas tertentu kemudian diaplikasikan warna berikutnya.

12. Penggunaan Pallet dalam sablon:

Ini adalah sepotong kayu di mana kemeja yang akan dicetak ditempatkan.

13. Tekan otomatis:

Ini adalah unit pencetakan besar dalam bentuk peralatan yang dapat mencetak hingga 14 warna. Ini digunakan untuk mencetak kaos secara kolektif.

14. Pengering konveyor:

Ini digunakan untuk mengeringkan kemeja pada tahap akhir pencetakan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang industri ini, jangan ragu untuk Menghubungi Kami !

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *