Makanan Indonesia – Sebuah Pengantar

Pernahkah Anda mencoba makanan Indonesia yang enak? Atau mungkin pernah mendengarnya? Tidak seperti makanan Cina atau Italia yang sudah terkenal di seluruh dunia, makanan Indonesia mungkin tidak begitu populer, tetapi banyak di gunakan sebagai katering dan pilihan makan siang kotak.

Seni kuliner Indonesia dipengaruhi oleh berbagai bangsa seperti Cina, Arab, Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda yang datang untuk melakukan perdagangan di pulau-pulau ini sejak lama. Keindahan dan kekayaan rempah-rempah membuat Belanda menduduki negeri itu selama 350 tahun. Mereka akrab dipanggil Indonesia gordel van smaragden (Sabuk Zamrud). Selama pendudukan mereka, mereka menanam tomat, kubis, kembang kol, wortel, kacang hijau dan selada di dataran tinggi di mana mereka tumbuh subur dalam kondisi cuaca hampir-Belanda. Sementara pedagang India membawa mentimun, terong, dan bawang di tanah, orang Spanyol dan Portugis membawa cabai dari Amerika.

Orang Cinalah yang paling berpengaruh terhadap makanan di Indonesia. Mereka memperkenalkan mie, kecap, yang dimodifikasi oleh orang Indonesia agar sesuai dengan selera mereka dengan menambahkan gula ( kecap manis ); kacang hijau digunakan untuk membuat tauge; kembang tahu ( tahu ) dan kacang kedelai , yang dipelajari orang Indonesia cara fermentasi untuk membuat Tempe yang sangat baik dan bergizi .

Makanan “khas” Indonesia didasarkan pada nasi, dengan beberapa lauk gurih sayuran, ikan, daging atau unggas, disertai dengan bumbu dingin yang dikenal sebagai sambal, dengan kerupuk ( krupuk ) atau bawang merah goreng untuk memberikan kontras yang renyah, seperti yang di sediakan paket Nasi Box Jakarta. Mungkin masakan Indonesia yang paling terkenal adalah Sate Ayam ( Sate Ayam ), Nasi Goreng ( Nasi Goreng ) dan Mie Goreng ( Mie Goreng ). Padahal masih banyak lagi karena negara yang begitu besar dengan berbagai macam suku bangsa.

Makan makanan Indonesia bisa menjadi pengalaman yang menarik. Keragaman negara akan membawa Anda untuk mencicipi berbagai makanan. Masing-masing kelompok etnis di Indonesia menggunakan seluruh rangkaian rempah-rempah yang kaya, tetapi masing-masing memiliki kombinasi dan rasanya sendiri: pedas, manis, panas dan asam. Tetapi keajaiban nyata dalam masakan Indonesia adalah penggunaan bumbu aromatik: bawang merah segar, bawang putih segar, rimpang segar seperti jahe, kunyit, lengkuas ( lengkuas atau laos ) dan jenis lengkuas lainnya seperti kencur dan temu kunci. Ada juga bumbu daun segar seperti serai, kemangi (dikenal sebagai kemangi ), jeruk purut, daun salam.( sejenis daun salam), kunyit, seledri cina dan daun pandan. Meskipun negara ini merupakan produsen utama rempah-rempah seperti pala dan cengkeh, rempah-rempah ini jarang digunakan dalam masakan Indonesia. Untuk rasa manis biasanya ditambahkan santan, kecap manis atau gula aren/kelapa. Sedangkan rasa asamnya berasal dari air asam jawa, air jeruk nipis dan terkadang cuka.

Bepergian keliling Indonesia bisa menjadi tantangan nyata bagi rasa ingin tahu masakan Anda. Indonesia memiliki semuanya… dari makanan yang manis hingga yang sangat pedas. Tidak mungkin untuk menggambarkan setiap spesialisasi di sini karena terlalu banyak dari mereka. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia adalah surganya makanan enak yang akan menggugah semua indra Anda.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.